Keberanianku Mengalahkan Akal Sehatku






Aku kira kau mengganggapku istimewa dan sangat bermakna
Aku pikir kau tidak pernah menemukan seseorang seperti diriku sebelumnya 
Seseorang yang mampu menjebakmu dalam relung hati
Entah apa yang aku pikirkan
Mengapa aku bisa berani berpikir bahwa aku satu satunya yang teristimewa?
Dan aku pun dikalahkan oleh keberanianku
Keberanian yang juga mengalahkan akal sehatku
Hingga akal sehatku tak dapat memberiku jawaban pada hatiku?
Apakah aku harus pasrah dikalahkan oleh keberanianku?
Apakah aku harus pergi?
Atau aku harus melawan?
Jujur saja, akal sehatku ingin melawan dan mengalahkan keberanian itu.
Tapi...
Bagaimana mungkin dan bagaimana bisa
Setelah diskusi rumit dengan akal sehatku
Tetap saja tak kutemukan jawaban
Yang ada hanyalah pertanyaaan
“apakah ada yang dapat mengalahkan sebuah keberanian?”
Walau keberanian yang berujung rasa kecewa
Tetap saja, itu adalah sebuah keberanian. 
Tak akan mungkin bisa aku kalahkan dengan akal sehat yang tenggelam dalam rasa takut
Takut?
Ya .. takut akan dikalahkan oleh keberanianlah yang membuatku ingin melawan keberanian itu
Tapi kurasa itu tak akan mungkin
Karena sekali lagi, keberanian itu mengalahkan akal sehatku
Dan lagi, keberanian itu juga melenyapkan ketakutanku
Dan entah mengapa keberanian itu  mampu meredam semua desakan pertanyaan akal sehatku
Tentang keraguan dan ketakutan akan masa lalumu
Dan akhirnya,untuk kesekian kalinya keberanianku memilih dirimu
Dirimu dengan hati yang baru dan terkunci hanya untukku

Komentar