Keberanianku Mengalahkan Akal Sehatku
Aku kira kau mengganggapku istimewa dan sangat bermakna Aku pikir kau tidak pernah menemukan seseorang seperti diriku sebelumnya Seseorang yang mampu menjebakmu dalam relung hati Entah apa yang aku pikirkan Mengapa aku bisa berani berpikir bahwa aku satu satunya yang teristimewa? Dan aku pun dikalahkan oleh keberanianku Keberanian yang juga mengalahkan akal sehatku Hingga akal sehatku tak dapat memberiku jawaban pada hatiku? Apakah aku harus pasrah dikalahkan oleh keberanianku? Apakah aku harus pergi? Atau aku harus melawan? Jujur saja, akal sehatku ingin melawan dan mengalahkan keberanian itu. Tapi... Bagaimana mungkin dan bagaimana bisa Setelah diskusi rumit dengan akal sehatku Tetap saja tak kutemukan jawaban Yang ada hanyalah pertanyaaan “apakah ada yang dapat mengalahkan sebuah keberanian?” Walau keberanian yang berujung rasa kecewa Tetap saja, itu adalah sebuah keberanian. Tak akan mungkin bisa aku kalahkan dengan ak...